Hello! Myspace Comments Welcome Myspace Comments Hello! Myspace Comments Thank You Myspace Comments

Mengenai Saya

Foto saya
anak manusia yang sedang mencari kesempurnaan dibalik segala ketidaksempurnaannya
Tampilkan postingan dengan label damai di setiap langkah (buku). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label damai di setiap langkah (buku). Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2011

PENGHARAPAN SEBAGAI SUATU RINTANGAN

Pengharapan sangatlah penting, karena ia bisa menjadikan saat ini tidak begitu sulit untuk dipikul.
Jika kita percaya bahwa besok akan lebih baik maka kita bisa memikul kesulitan pada hari ini.
Tetapi hanya itulah yang paling banyak bisa diberikan oleh sebuah pengharapan bagi kita menjadikan kesulitan kita lebih ringan.
Ketika saya merenungkan secara mendalam tentang sifat dari suatu pengharapan, saya melihat sesuatu yang tragis.
Karena kita melekat pada pengharapan kita di masa yang akan datang,
kita tidak memusatkan tenaga dan kemampuan kita pada saat ini.
Kita gunakan pengharapan untuk mempercayai sesuatu yang lebih baik bakal terjadi di kelak kemudian hari bahwa kita akan sampai pada kedamaian, atau Kerajaan Tuhan.
Pengharapan menjadi semacam rintangan.
Jika anda bisa menghindarkan diri dari pengharapan, anda bisa membawa diri anda sepenuhnya pada saat ini, dan menemukan kegembiraan yang sudah ada di sini.

KEHIDUPAN KITA MERUPAKAN SEBUAH KARYA SENI

Setelah suatu retret di California Selatan, seorang seniman bertanya kepada saya
“Bagaimana cara memandang setangkai bunga sehingga saya bisa menjadikannya yang terbaik bagi karya saya?”
Saya katakan,
”Jika anda melihat dengan cara itu, anda tidak dapat menyentuh bunga itu.
Tinggalkan semua proyek anda sehingga anda bisa bersama dengan si bunga tanpa ada keinginan untuk memanfaatkannya atau mendapatkan sesuatu darinya”.
Seniman yang sama mengatakan padaku,
“Ketika saya bersama seorang teman, saya ingin memanfaatkannya”.
Tentu saja kita bisa memanfaatkan seorang teman, tetapi seorang teman sesungguhnya lebih dari sekedar sumber keuntungan.
Hanya bersama dengan seorang teman, tanpa memikirkan untuk meminta dukungan bantuan atau nasehatnya, merupakan suatu seni.

TANPA TUJUAN

Di Barat, kita sangat berorientasi kepada tujuan.
Kita tahu kemana kita akan pergi, dan kita sangat terarah untuk tiba di sana.
Ini mungkin berguna tetapi kita kerapkali lupa untuk menikmati diri sendiri sepanjang perjalanan itu.

BERNAPAS DAN MENYABIT

Apakah anda pernah memotong rumput dengan sabit?
Tidak banyak orang melakukannya saat ini.
Sekitar sepuluh tahun yang lalu, saya membawa pulang sebuah sabit dan berusaha untuk memotong rumput di sekitar pondok saya dengan alat itu.
Diperlukan lebih dari satu minggu sebelum saya menemukan cara terbaik untuk menggunakannya.
Cara anda berdiri, cara anda memegang sabit, sudut mata pisau terhadap rumput, semuanya sangat penting.

PENGHAPUSAN PEMBAGIAN

Kita memiliki begitu banyak pembagian dalam kehidupan kita.
Bagaimana kita dapat membawa meditasi keluar dari ruang meditasi ke dapur, dan kantor?
Di ruang meditasi kita duduk diam dan berusaha untuk menyadari setiap pernapasan.
Bagaimana saat (meditasi) duduk kita mempengaruhi saat tidak (meditasi) duduk kita?
Ketika seorang dokter menyuntik anda, tidak hanya tangan anda, tetapi seluruh tubuh anda memetik manfaatnya.
Jika setiap hari anda berlatih meditasi duduk selama setengah jam, waktu itu seharusnya untuk seluruh dua puluh empat jam, dan tidak untuk setengah jam itu.
Seberkas senyuman, satu pernapasan, seharusnya demi kebaikan sepanjang hari, tidak hanya untuk saat itu.
Kita harus berlatih dengan cara menyingkirkan rintangan antara praktik dan tidak praktik.

MEDITASI MENGEMUDI

Di Vietnam, empat puluh tahun yang lalu, saya merupakan bhikkhu pertama yang mengendarai sepeda.
Pada saat itu, hal ini dianggap tidak layak.
Tetapi sekarang, para bhikkhu mengendarai sepeda motor dan mobil.
Kita harus menjadikan latihan meditasi kita mengikuti zaman dan menanggapi keadaan sebenarnya di dunia, jadi saya telah menulis syair sederhana yang dapat anda baca sebelum menyalakan mobil anda.
Saya berharap anda menemukan manfaatnya:

MEDITASI TELEPON

Telepon sangatlah menyenangkan, tetapi kita bisa dijajah olehnya.
Kita mungkin merasa bahwa deringannya mengganggu, atau merasa terganggu oleh banyaknya panggilan.
Ketika kita berbicara di telepon, kita mungkin lupa bahwa kita sedang berbicara di telepon, menghamburkan waktu (dan uang) yang sangat berharga.
Kerap kali kita membicarakan hal-hal yang tidak penting.

MEDITASI BERJALAN

Meditasi berjalan bisa menjadi sangat menyenangkan.
Kita berjalan perlahan, seorang diri atau bersama teman, jika memungkinkan di tempat yang indah.
Meditasi berjalan benar benar adalah untuk menikmati berjalan – berjalan tidaklah untuk sampai, tetapi hanya untuk berjalan.
Tujuannya adalah untuk berada pada saat ini dan sadar terhadap pernapasan dan jalan kita, untuk menikmati setiap langkah.
Oleh sebab itu kita harus melepaskan diri dari kecemasan dan kegelisahan, tidak memikirkan yang telah lampau, tidak memikirkan yang akan
datang, hanya menikmati saat ini.
Kita bisa menggandeng tangan seorang anak ketika kita melakukan itu.
Kita berjalan, kita melangkah bagaikan orang yang paling berbahagia di Bumi ini.

MENCUCI PIRING

Menurut saya, pemikiran bahwa membereskan piring-piring merupakan pekerjaan yang tidak menyenangkan hanya muncul bilamana anda tidak melaksanakannya.
Begitu anda berdiri di depan bak pencuci piring dengan lengan baju digulung dan tangan anda di dalam air hangat, hal itu sungguh cukup menyenangkan.
Saya menikmati menghabiskan waktu saya dengan setiap piring, sepenuhnya sadar terhadap piring itu, air, dan setiap gerakan tangan saya.
Saya tahu jika saya buru-buru untuk segera memakan makanan pencuci mulut maka saat mencuci piring akan tidak menyenangkan dan tidak berharga untuk dijalani.
Hal itu sangat disayangkan, karena setiap menit, setiap detik dari kehidupan adalah suatu keajaiban.
Piring-piring itu sendiri dan kenyataannya bahwa saya mencuci piring di sini merupakan keajaiban!

MAKAN DENGAN SADAR

Beberapa tahun yang lalu, saya menanyai beberapa anak,
”Apakah tujuan dari makan pagi?”
Seorang anak menjawab,
”Untuk mendapatkan kekuatan sepanjang hari”.
Yang lain menjawab,
”Tujuan makan pagi adalah untuk makan pagi”.
Saya pikir anak yang kedua lebih tepat, tujuan makan adalah untuk makan.

PERAYAAN KEAGAMAAN / EKARISTI

Praktik Ekaristi merupakan praktik kesadaran. Ketika Jesus memotong roti dan membagikannya kepada murid-murid beliau, beliau berkata, “Makanlah ini. Ini adalah dagingku”.
Beliau tahu bahwa jika murid-murid beliau memakan sepotong roti dengan kesadaran, mereka akan mempunyai kehidupan yang sebenarnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, mereka mungkin memakan roti dalam kelalaian, sehingga roti itu sama sekali bukan roti, melainkan hantu.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa melihat orang di sekeliling kita, tetapi jika kita kurang memiliki kesadaran, mereka hanyalah momok, bukan orang, dan kita sendiri juga hantu.
Melatih kesadaran memungkinkan kita untuk menjadi manusia sejati.
Jika kita merupakan manusia sejati, kita juga akan melihat manusia sejati di sekeliling kita, dan kehidupan hadir dalam semua kesempurnaannya.
Latihan memakan roti, jeruk keprok, atau kue adalah sama.

Ketika kita bernapas, ketika kita sadar, ketika kita melihat secara mendalam makanan kita, kehidupan menjadi nyata pada saat itu juga.
Bagi saya, ritual Ekaristi merupakan praktik kewaspadaan yang sangat indah.
Secara drastis, Jesus berusaha untuk menyadarkan murid-murid beliau.

Source

MEDITASI JERUK KEPROK

Jika saya memberikan satu jeruk keprok yang baru dipetik untuk dinikmati, saya pikir tingkat kenikmatannya akan tergantung pada tingkat penyadaran anda.
Jika anda bebas dari kecemasan dan kegelisahan, anda akan lebih menikmatinya.
Jika anda dipengaruhi oleh kemarahan atau ketakutan, jeruk keprok itu mungkin tidak begitu nyata bagi anda.

KUE DI MASA KANAK-KANAK

Ketika saya berusia empat tahun, ibu saya selalu membawakan sepotong kue untuk saya setiap kali beliau kembali dari pasar.
Saya selalu pergi ke halaman depan dan menikmati waktu saya untuk memakan kue itu, kadang-kadang setengah jam atau empat puluh lima menit untuk sepotong kue.
Saya akan menggigit sedikit dan memandang ke atas langit.
Lalu saya akan menyentuh anjing dengan kaki saya dan memakan sedikit lagi.
Saya sungguh menikmati berada di sana, dengan langit, bumi, semak-semak bambu, kucing, anjing, bunga.
Saya bisa melakukan itu karena tidak banyak hal yang harus saya cemaskan.
Saya tidak berpikir tentang masa yang akan datang, saya tidak menyesali hal-hal yang telah lalu.
Saya sepenuhnya berada pada saat sekarang, dengan kue saya, semak-semak bambu, kucing, anjing, dan semuanya.

Adalah memungkinkan untuk memakan makanan kita selambat dan senikmat seperti saya memakan kue di masa kanak-kanak saya.
Mungkin anda berkesan bahwa anda telah kehilangan kue di masa kanak-kanak anda, tetapi saya yakin ia tetap ada di sana, dan jika anda benar-benar menginginkannya, anda dapat menemukannya.
Makan dengan sepenuh kesadaran adalah merupakan praktik meditasi yang sangat penting.
Kita bisa makan dalam suatu cara di mana kita mengingat kue di masa kanakkanak kita.
Saat ini diisi dengan kegembiraan dan kebahagiaan.
Jika anda penuh perhatian, anda akan menikmatinya.

Source

GENTA KEWASPADAAN

Menurut kebiasaan saya, kami menggunakan genta vihara untuk mengingatkan kami agar kembali pada saat ini.
Setiap kali kami mendengar genta, kami berhenti berbicara, menghentikan pemikiran kita dan kembali pada diri sendiri, menarik dan menghembuskan napas, serta tersenyum.
Apapun yang kami kerjakan, kami berhenti sejenak dan hanya menikmati pernapasan.
Kadang-kadang kami juga membacakan syair ini:

Dengarlah, dengarlah.
Bunyi yang indah ini membawaku kembali pada kesejatian
diriku.


Ketika kami menarik napas, kami mengatakan,
“Dengarlah, dengarlah”,
dan ketika kami mengeluarkan napas, kami mengatakan
“Bunyi yang indah ini membawaku kembali pada kesejatian diriku”.

Sejak saya tiba di Barat, saya belum banyak mendengar bunyi genta-genta vihara.
Tetapi untunglah, terdapat genta-genta gereja di seluruh Eropa.

Tampaknya tidak sebanyak itu di Amerika Serikat; saya pikir alangkah sayangnya.
Kapan saja saya mengajar di Swiss, saya selalu menggunakan genta-genta gereja untuk berlatih kewaspadaan.
Ketika genta berbunyi, saya berhenti berbicara, dan kami semua mendengarkan seluruh bunyi genta.
Kami sangat menikmatinya (saya pikir itu lebih baik daripada kuliahnya!)
Bila kita mendengar bunyi genta, kita bisa menjeda dan menikmati pernapasan kita serta berhubungan dengan keajaiban-keajaiban dari kehidupan yang berada di sekitar kita – bunga-bunga, anakanak, suara-suara yang merdu.
Setiap kali kita kembali berhubungan dengan diri kita, kondisinya menjadi menyenangkan bagi kita untuk menghadapi kehidupan pada saat ini.


Pada suatu hari di Berkeley, saya mengusulkan kepada para profesor dan mahasiswa di University of California agar setiap kali genta di kampus berbunyi, para profesor dan mahasiswa harus menjeda untuk bernapas dengan sadar.
Setiap orang harus mengambil kesempatan untuk menikmati hidup ini! Kita tidak seharusnya sibuk sepanjang hari.
Kita harus belajar untuk benar benar menikmati genta vihara, genta gereja, atau genta sekolah kita.
Genta-genta itu sangat indah dan mereka dapat menyadarkan kita.

Jika anda mempunyai genta di rumah, anda dapat mempraktikkan bernapas dan tersenyum dengan bunyinya yang merdu.
Tetapi anda tidak perlu membawa sebuah genta ke kantor atau pabrik anda.
Anda dapat menggunakan suara apapun untuk mengingatkan anda untuk menjeda, menarik dan mengeluarkan napas, serta menikmati saat ini.
Tanda atau lampu yang padam ketika anda lupa mengencangkan sabuk pengaman di mobil anda merupakan sebuah genta kewaspadaan. Bahkan bukan hanya suara, seberkas cahaya matahari yang masuk melalui jendela pun merupakan genta-genta kewaspadaan yang bisa mengingatkan kita untuk kembali pada diri sendiri, bernapas, tersenyum dan hidup sepenuhnya pada saat ini.

Source

MEDITASI DUDUK

Sikap badan untuk bermeditasi yang paling stabil adalah duduk bersilang kaki di atas bantal duduk.
Pilihlah bantal dengan ketebalan yang sesuai untuk menopang anda.
Posisi setengah teratai dan teratai penuh sangat baik untuk membangun kestabilan jasmani dan batin.
Duduk dalam posisi teratai, dengan lembut menyilangkan kaki dengan menempatkan satu kaki (untuk setengah teratai) atau kedua kaki (untuk teratai penuh) pada paha yang berlawanan.
Jika posisi teratai sulit, boleh juga duduk bersilang kaki atau dalam posisi apapun yang menyenangkan.

DUDUK DI MANA SAJA

Bila anda perlu untuk melambat dan kembali pada diri sendiri, anda tidak perlu bergegas pulang menuju ke bantal meditasi anda atau ke pusat meditasi untuk mempraktikkan bernapas dengan sadar.
Anda bisa bernapas di mana saja, dengan duduk di kursi anda di kantor atau duduk di mobil anda.

Bahkan ketika anda berada di pusat perbelanjaan yang penuh orang atau mengantri di bank, jika anda mulai merasa kosong dan perlu kembali pada diri sendiri, anda bisa berlatih bernapas dan tersenyum seraya tetap berdiri di sana.

MEMELIHARA KESADARAN DI SETIAP SAAT

Suatu senja di musim salju yang dingin, ketika saya pulang ke rumah sehabis berjalan-jalan di perbukitan, saya temukan semua pintu serta jendela di padepokan saya telah terbuka.
Ketika saya pergi tadi, saya belum menguncinya, dan angin yang dingin telah bertiup ke dalam rumah, membuka jendela-jendela dan menghamburkan semua kertas dimeja saya ke seluruh ruangan.
Segera saya menutup semua pintu dan jendela, menyalakan lampu, mengumpulkan kertas-kertas, serta menata mereka kembali dengan rapi di atas meja.
Lalu saya menyalakan api di perapian, dan dengan segera retihan batang kayu mengembalikan kembali kehangatan di dalam ruangan.

SEDIKIT BERPIKIR

Ketika kita berlatih bernapas dengan sadar maka pikiran kita akan melambat, dan kita dapat memberikan istirahat yang sebenarnya kepada diri kita.
Pada sebagian besar waktu, kita terlalu banyak berpikir, dengan demikian bernapas dengan sadar ini membantu kita untuk menjadi tenang, rileks, dan damai.
Ia membantu kita berhenti berpikir terlalu banyak dan berhenti dicengkram oleh penyesalan-penyesalan di masa lalu dan kecemasan-kecemasan
terhadap masa yang akan datang.
Ia memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan yang sangat indah pada saat ini.

SAAT INI, SAAT YANG INDAH

Di dalam masyarakat kita yang sibuk, adalah suatu keberuntungan besar untuk dapat bernapas secara sadar dari waktu ke waktu.
Kita dapat berlatih bernapas dengan sadar, tidak hanya ketika sedang duduk di ruang meditasi, tetapi juga ketika sedang bekerja di kantor atau di rumah, ketika sedang mengemudikan mobil atau duduk di dalam bus, di manapun kita berada, kapan saja dalam sepanjang hari.

BERNAPAS DENGAN SADAR

Ada sejumlah teknik bernapas yang dapat anda pakai untuk membuat kehidupan menjadi bersemangat dan lebih menyenangkan.
Latihan pertama sangatlah sederhana.
Ketika anda menarik napas, katakan pada diri sendiri,
“Menarik napas, saya tahu bahwa saya menarik napas”.
Dan ketika anda menghembuskan napas,
“Menghembuskan napas, saya tahu bahwa saya menghembuskan napas”.
Hanya itu.