Dengan sadar, kuhirup napas.
Dengan sadar, kuhembuskan napas.
Dengan sadar, kulemaskan badanku.
Dengan sadar, kuteduhkan batinku.
tenang dan penuh kedamaian. . . Aku akan bertahan menghadapi hujatan dan makian yang dilontarkan oleh orang-orang yang marah kepadaku, karena apabila aku marah aku turut membuat karma buruk untuk diriku.
Pada suatu hari, tampak seorang ayah sedang berdiri di taman, menemani anaknya yang sedang gembira bermain ayunan. Agaknya waktu serasa cepat berlalu, sambil sesekali melirik pada jam di tangannya, si ayah tahu, saatnya bermain telah selesai, karena masih ada pekerjaan yang menunggu untuk segera diselesaikan. awal yg tak pernah hilang
t'lah kusimpan di lubuk hati terdalam
hati mana tak terluka
melawan harapan menjelang hilang
telah kau curi satu keping hatiku kau bawa dalam tiap untai senyumanmu kau juga yang hancurkan semua mimpi ini, hmmm kau pugar hanya untuk kau remukkan lagi aku tersesat
menuju hatimu
beri aku jalan yang indah
ijinkan ku lepas penatku
tuk sejenak lelap di bahumu
kawan dengarlah yang akan aku katakan
tentang dirimu stlah selama ini
ternyata kepalamu akan slalu botak
kamu kayak gorilla
jika ada yang bilang ku lupa kau
jangan kau dengar
jika ada yang bilang ku tak setia
jangan kau dengar
banyak cinta yang datang mendekat
ku menolak
semua itu karena ku cinta kau
mereka bilang aku pemilih dan kesepian
terlalu keras menjalani hidup
beribu nasehat dan petuah yang diberikan
berharap hidupku bahagia
[*]
aku baik-baik saja
menikmati hidup yang aku punya
hidupku sangat sempurna
i’m single and very happy
[**]
mengejar mimpi-mimpi indah
bebas lakukan yang aku suka
berteman dengan siapa saja
i’m single and very happy
mereka bilang sudah saatnya karena usia
untuk mencari sang kekasih hati
tapi ku yakin akan datang pasangan jiwaku
pada waktu dan cara yang indah
back to [*][**]
i’m single and very happy
waktu terus berjalan
tak bisa ku hentikan
ku inginkan yang terbaik untukkuada kopi di air es
adek novi gak pernah sms
kereta dorong isi celana
sombong nih ceritanya
lihat pager berbuah duku
tega bener kau padaku