Hello! Myspace Comments Welcome Myspace Comments Hello! Myspace Comments Thank You Myspace Comments

Mengenai Saya

Foto saya
anak manusia yang sedang mencari kesempurnaan dibalik segala ketidaksempurnaannya

Senin, 18 Juli 2011

Aku datang!

Sudah cukup lama rasanya menelantarkan blog ini, sekarang yang empunya datang lagi..
Dua bulan terakhir ini sepertinya aktifitas kehidupan cukup memadat dan menyita banyak waktu, sehingga membuat beberapa pekerjaan yang semestinya udah beres menjadi terbengkalai dan amburadul. Tapi semoga semua kesibukan2 itu membawa manfaat yang baik untuk kedepannya. Sadhu..!

Sekarang... waktunya untuk kembali fokus terhadap apa yang mesti dikerjakan. Mengerjakan apa yang seharusnya dikerjakan dan meninggalkan apa yang sebaiknya ditinggalkan. TA adalah satu hal yang terpenting saat ini yang seharusnya dikerjakan dan diselesaikan secepat dan setepat mungkin. Meninggalkan rasa malas dan membangkitkan semangat untuk segera menyempurnakan semuanya.

Minggu, 03 Juli 2011

Sigalovada Sutta

Sigalovada sutta ini berisikan percakapan Sang Buddha dengan seorang kepala
keluarga yang masih muda yang bernama Sigala. Disini dijabarkan bagaimana
ajaran tentang Ariyasa Vinaya (tata peraturan Ariya) yang terdapat dalam
ajaranNya, yaitu menghormati mereka yang berharga dan berguna dengan
menjalankan kewajiban kita masing-masing.

Sudah bukan rahasia lagi bagi kita, umat Buddha berkeluarga yang ingin hidup
berbahagia , aman, tentram dan sejahtera dengan menjalankan kewajiban kita.
Ingin tahu kewajiban kamu apa saja..? Lihat yang satu ini

Demikianlah yang telah kudengar:

Pada suatu hari Sang Bhagava bersemayam di dekat Rajagaha di Veluvana di
Kalandakanivapa. Pada waktu itu Sigala yang muda belia, putera seorang kepala
keluarga, bangun pagi-pagi sekali, pergi keluar Rajagaha. Dengan rambut dan
pakaian basah ia mengangkat tangan yang dirangkap, menyembah berbagai arah
bumi dan langit: Timur, Selatan, Barat, Utara, Bawah dan Atas.

Sabtu, 02 Juli 2011

Belajar Dari Seekor Anjing

Banyak hal disekeliling kita yang dapat memberikan pelajaran bagi kita, baik itu hal yang baik maupun hal yang buruk. Seperti halnya kisah yang akan saya ceritakan berikut ini. Tv Champion, mungkin menjadi salah satu acara TV yang tak asing lagi bagi teman2 sekalian, salah satu siaran TV yang selalu memberikan hiburan dan pembelajaran bagi kita. Dalam siaran TV itu kita melihat bagaimana kreativifas dan sportivitas warga Jepang dalam berkompetisi. Dan hari ini adalah pertandingan antar anjing.

Selasa, 21 Juni 2011

KIsah Kundalakesi Theri

DHAMMAPADA VIII, 3-4


Kundalakesi adalah putri orang kaya dari Rajagaha. Ia senang dengan kehidupan menyendiri. Suatu hari ia kebetulan melihat seorang pencuri yang sedang digiring untuk dibunuh dan ia secara tiba-tiba jatuh cinta padanya. Hal itu disampaikan kepada orang tuanya. Tentu saja orang tuanya menolak. Tetapi Kundalakesi tak mau mundur setapak pun. Akhirnya orang tuanya mengalah dan membayar sejumlah uang untuk kebebasan pencuri tersebut.

Mereka berdua segera dinikahkan. Meskipun Kundalakesi mencintai suaminya dengan sangat, suaminya tetaplah seorang pencuri, yang hanya tertarik kepada harta dan permatanya.

Suatu hari, suaminya membujuk untuk mengambil semua permatanya, dan menuntun Kundalakesi pergi ke sebuah gunung.

Katanya: "Adinda, aku ingin melakukan persembahan kepada makhluk halus penjaga gunung yang telah menolong hidupku ketika akan dibunuh".

Kisah Bahiyadaruciriya

DHAMMAPADA VIII, 2


Sekumpulan pedagang pergi melaut dengan sebuah kapal. Badai mengganas dan kapal mereka hancur di tengah laut. Dari semua penumpang hanya satu orang yang hidup. Orang yang selamat dengan memeluk sebuah potongan kayu itu terdampar di pelabuhan Supparaka.

Karena pakaiannya hilang, ia mengikatkan sepotong kulit kayu di tubuhnya. Dengan memegang sebuah mangkok, ia duduk di tempat dimana orang-orang dapat melihatnya.

Orang-orang yang lewat memberinya nasi dan bubur. Beberapa orang menganggapnya seorang arahat dan memujanya. Beberapa orang lain membawakannya pakaian tetapi ia menolaknya. Ia takut dengan memakai pakaian akan menyebabkan orang-orang hanya memberi sedikit. Di samping itu, beberapa orang telah mengatakan bahwa ia seorang arahat. Maka dengan pikiran salah, ia menganggap dirinya seorang arahat.

Kisah Tambadathika

DHAMMAPADA VIII, 1


Tambadathika mengabdi kepada raja sebagai penjagal para pencuri selama lima puluh lima tahun, dan ia baru saja pensiun dari pekerjaannya. Suatu hari, setelah mempersiapkan bubur nasi di rumahnya, ia pergi ke sungai untuk mandi. Ia mempersiapkan bubur nasi itu untuk dimakannya setelah kembali dari sungai.

Pada waktu Tambadathika mengambil bubur nasi, Sariputta Thera yang baru saja bangun dari meditasi Jhana Samapatti, berada di muka pintu rumahnya.

Kisah Samanera Revata

DHAMMAPADA VII, 9


Revata adalah saudara laki-laki termuda dari murid utama Sariputta. Ia satu-satunya saudara Sariputta yang tidak meninggalkan rumah tangga untuk menempuh kehidupan tanpa rumah. Ayahnya sangat menginginkan agar ia menikah. Revata baru berumur tujuh tahun ketika ayahnya mempersiapkan sebuah pernikahan baginya dengan seorang gadis kecil.

Pada jamuan pernikahan, ia bertemu dengan wanita tua yang berumur 120 tahun. Melihat wanita tua itu, Revata kecil merenung. Ia menyadari bahwa segala sesuatu merupakan subjek dari ketuaan dan kelapukan, sehingga ia berlari meninggalkan rumah dan pergi ke vihara. Di sana terdapat tiga puluh bhikkhu. Sebelumnya, bhikkhu-bhikkhu itu telah memohon kepada Sariputta Thera agar menjadikan saudara beliau menjadi seorang samanera, jika ia datang kepada mereka.

Senin, 20 Juni 2011

Diri Sendiri 01

Hidup ini punya grafik.. naik. . . turun . . . naik. . . turun . . . dan seterusnya.
kadang naik, kadang turun dan kadang juga berada di tengah.
saat naik, waktunya untuk menikmati keberhasilan, walau sering kelengahan menjadi hal yang paling membahayakan.
saat turun, waktunya untuk berusaha lebih keras lagi, bangkit kembali.
saat berada di tengah, inilah waktu / saat yang paling ideal untuk melihat ke atas dan melihat kebawah, sambil menikmati kondisi saat ini.

Selasa, 14 Juni 2011

Bagaimana Menjadi Diri Sendiri?

Just be your self, Cukup jadi dirimu sendiri. Kalimat ini tentunya tak asing lagi bagi kita, sebuah kalimat yang bertujuan membangkitkan rasa percaya diri dan menjadi seperti apa adanya kita. Ya, itu kuncinya seperti apa adanya. Lalu bagaimana menjadi seperti apa adanya? Bagaimana menjadi diri sendiri? Apakah dengan makan sendiri, mandi sendiri, tidur sendiri, dan melakukan semuanya sendiri lantas seseorang disebut telah menjadi diri sendiri?

Hukum Truk Sampah

Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba  sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami. Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.
Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya dan mulai menjerit ke arah kami. Supir taxi hanya tersenyum dan melambai pada orang orang tersebut. Saya benar-benar heran dengan sikapnya yang bersahabat.