tenang dan penuh kedamaian. . . Aku akan bertahan menghadapi hujatan dan makian yang dilontarkan oleh orang-orang yang marah kepadaku, karena apabila aku marah aku turut membuat karma buruk untuk diriku.
Mengenai Saya
- Tranquilina
- anak manusia yang sedang mencari kesempurnaan dibalik segala ketidaksempurnaannya
Jumat, 12 Agustus 2011
Rabu, 10 Agustus 2011
Teknologi Membawa Pada Kemerosotan Moral
Beberapa tahun yang lalu saya pernah membaca sebuah artikel dengan judul yang sama dengan posting saya ini. Tetapi saya lupa mengenai isi artikel itu secara keseluruhan, yang masih tersisa dalam ingatan saya adalah pembahasan utama tentang teknologi dalam artikel itu adalah mengenai dunia maya, yang sekarang menjadi sangat akrab dan bukan lagi hal yang asing lagi bagi kita. Terutama pada saat teman2 membaca tulisan ini yang saya posting di dunia maya, pastinyalah kita semua sedang berkomunikasi melalui tulisan, lewat dunia maya atau yang sering disebut internet.
Sekarang saya ingin membahas mengenai dampak teknologi, khususnya internet yang membawa manusia pada kemerosotan moral berdasarkan pengalaman pribadi saya. Jauh sebelum hari ini, saya tidak pernah mengenal apa yang namanya internet, bahkan beberapa tahun yang lalu ketika membaca artikel dengan judul yang sama, saya masih belum akrab dengan yang namanya internet dan masih sangat jauh bayangan saya mengenai apa yang tertulis dalam artikel tersebut.
Sekarang saya ingin membahas mengenai dampak teknologi, khususnya internet yang membawa manusia pada kemerosotan moral berdasarkan pengalaman pribadi saya. Jauh sebelum hari ini, saya tidak pernah mengenal apa yang namanya internet, bahkan beberapa tahun yang lalu ketika membaca artikel dengan judul yang sama, saya masih belum akrab dengan yang namanya internet dan masih sangat jauh bayangan saya mengenai apa yang tertulis dalam artikel tersebut.
Orang-orang kota pada saat itu pastilah telah mengenal yang namanya internet, dan beberapa telah melihat bahkan mungkin merasakan dampak positif dan negatif dari teknologi ini. Tetapi bagi saya yang seorang anak kampung, itu adalah hal yang sangat langkah di kampung kami. Masyarakat maju di kota-kota besar bisa saja menyebut kami kampungan dan ketinggalan jaman, tetapi walaupun disebut seperti itu, saya pribadi lebih merasa bahagia hidup sebagai orang kampung yang kampungan.
Selasa, 02 Agustus 2011
Sila (pertemuan ke 7 dari 12 pertemuan)
SUSIKKHITA VINAYA
Terlatih Baik Dalam Tata Tertib
Bagaikan bunga berwarna-warni yang dapat terangkai dengan indah karena benang pengikatnya, demikian pula umat manusia yang beraneka sifat, perangai, dan latar belakang dapat hidup bersama dengan teratur dan rukun karena adanya tata-tertib. Tanpa adanya tata-tertib, kehidupan umat manusia niscaya akan sama kacaunya dengan kehidupan binatang-binatang liar. Sesungguhnya, tata-tertib dalam Agama Buddha ditetapkan tidaklah semata-mata untuk menciptakan kedamaian dalam masyarakat saja, tetapi lebih daripada itu ialah demi perkembangan batin orang yang melatih serta melaksanakannya itu sendiri. Tata-tertib yang terlatih dengan baik adalah landasan mapan bagi peraihan Jalan Mulia yang membawa pada Pembebasan Sejati. Sang Buddha Gotama bersabda, "Terlatih Baik dalam Tata-tertib" adalah suatu Mangala, suatu Berkah Utama.
SILA I. PANATIPATA
Pana = Makhluk / Kehidupan
Atipata = Lepas dengan cepat
Gabungan kedua kosakata itu bermakna membuat suatu makhluk atau kehidupan mati / meninggal sebelum waktunya. Jadi 'panatipata' dalat diterkemahkan secara ringkas sebagai pembunuhan.
Minggu, 31 Juli 2011
Graywater System, Mendaur Ulang Air Yang Telah Digunakan
Apa itu GREYWATER???
Setiap air yang telah di pakai baik untuk mandi atau mencuci, di sebut GRAYWATER, nah fungsi dari sistem ini adalah mengolah kembali air yang telah kita gunakan agar bisa di pakai kembali.
Gambar chart di bawah ini dijelaskan, berapa persen kita menggunakan air untuk keperluan sehari-hari. dan sangat disayang kan jika kita membuang air yang kita gunakan. Jika kita bisa mendaur ulang air tersebut, banyak keuntungan yang di hasilkan, apalagi dengan hangat-hangat nya isu global warming saat ini.
Setiap air yang telah di pakai baik untuk mandi atau mencuci, di sebut GRAYWATER, nah fungsi dari sistem ini adalah mengolah kembali air yang telah kita gunakan agar bisa di pakai kembali.
Gambar chart di bawah ini dijelaskan, berapa persen kita menggunakan air untuk keperluan sehari-hari. dan sangat disayang kan jika kita membuang air yang kita gunakan. Jika kita bisa mendaur ulang air tersebut, banyak keuntungan yang di hasilkan, apalagi dengan hangat-hangat nya isu global warming saat ini.
Kamis, 28 Juli 2011
Kamis, 21 Juli 2011
Sila (pertemuan ke 6 dari 12 pertemuan)
Ciri dari sila ---> ketertiban dan ketenangan.
Orang yang melaksanakan sila maka akan tertib dan tenang. Silahkan baca Kisah Raja Ajatasatu dalam Samanaphala Sutta.
Fungsi (Rasa) dari sila :
1. menghancurkan kelakuan yang salah (dussiliya)
Fungsi (Rasa) dari sila :
1. menghancurkan kelakuan yang salah (dussiliya)
2. menjaga seseorang agar tetap tidak bersalah (anavajja)
atau secara ringkas adalah:
(-) mencegah perbuatan jahat yang belum muncul
(-) mengurangi perbuatan jahat yang telah ada
(+) memunculkan perbuatan baik yang belum muncul
(+) mengembangkan perbuatan baik yang telah ada
(-) mengurangi perbuatan jahat yang telah ada
(+) memunculkan perbuatan baik yang belum muncul
(+) mengembangkan perbuatan baik yang telah ada
Rabu, 20 Juli 2011
Potret Anak Jalanan Di Kota Makassar
Sebelumnya saya ingin memberikan standing applause untuk diriku yang telah berjuang cukup keras hari ini
. Flash back. . . . . .
Tadi pagi seperti biasa, berangkat dari rumah menuju kampus merah, naik kendaraan biru. Tapi ada yang tak biasa, mungkin hanya karena kebetulan penumpang dalam kendaraan itu lagi sepi makanya pak supir tidak menancap kencang gas kendaraannya menaiki jembatan layang (fly over) yang memotong Jl. A. Pettarani dan Jl. Tol Reformasi, tetapi malah berjalan perlahan dan rela melewati antrian kendaraan di lampu merah yang terletak tepat di bawah jembatan fly over. Sekilas terlihat olehku pemandangan yang selama ini kucari2 dibalik gemerlapnya kota Makassar, apakah itu? "Potret keberadaan anak jalanan" yang ternyata memang benar masih menghiasi kota Makassar. Sangat jelas terlihat dua orang anak yang masih sangat kecil untuk usia seorang pedangang koran sedang asik duduk di atas trotoar yang menjadi pemisah dua jalur jalan sambil memegang tumpukan korang yang sepertinya masih banyak. Sesekali mereka berdiri dan berjalan menghampiri kendaraan yang sedang berhenti menunggu aba2 lampu hijau.
Tadi pagi seperti biasa, berangkat dari rumah menuju kampus merah, naik kendaraan biru. Tapi ada yang tak biasa, mungkin hanya karena kebetulan penumpang dalam kendaraan itu lagi sepi makanya pak supir tidak menancap kencang gas kendaraannya menaiki jembatan layang (fly over) yang memotong Jl. A. Pettarani dan Jl. Tol Reformasi, tetapi malah berjalan perlahan dan rela melewati antrian kendaraan di lampu merah yang terletak tepat di bawah jembatan fly over. Sekilas terlihat olehku pemandangan yang selama ini kucari2 dibalik gemerlapnya kota Makassar, apakah itu? "Potret keberadaan anak jalanan" yang ternyata memang benar masih menghiasi kota Makassar. Sangat jelas terlihat dua orang anak yang masih sangat kecil untuk usia seorang pedangang koran sedang asik duduk di atas trotoar yang menjadi pemisah dua jalur jalan sambil memegang tumpukan korang yang sepertinya masih banyak. Sesekali mereka berdiri dan berjalan menghampiri kendaraan yang sedang berhenti menunggu aba2 lampu hijau.
Selasa, 19 Juli 2011
Memang!!!
Memang kebanyakan mahasiswa hanya bisa mengeluh. Mengeluh tentang dosen2nya, mengeluh tentang kampusnya yang jelek dan kotor, mengeluh tentang sistem pendidikan yang kurang baik, mengeluh tentang pemimpin yang kurang baik, mengeluh tentang banyak hal.
Sebuah Perkataan
Sebuah perkataan kasar belum tentu mengandung itikad kurang baik. Bisa
saja di dalamnya mengandung kritik yang tulus. Tetapi demikian juga,
kata-kata yang halus belum tentu berarti munafik, bila kita
menganggapnya demikian, barangkali itu merupakan penafsiran ego kita
belaka.
Tapi kata-kata yang kasar seringkali menyinggung perasaan seseorang
sehingga sering mengakibatkan usul/pendapatnya prematur ditolak.
Dengan kata-kata yg lebih pantas dan dasar saling menghargai maka
hubungan komunikasi yang baik akan lebih mudah untuk dibina. Oleh
karena itu, tetaplah berpegang pada kesantunan dan etika. Tetapi
pengamatan ke dalam batin kita sendirilah hakimnya: apakah yang kita
lontarkan dalam kata-kata manis itu adalah benar2 karena care ataukah
sekedar akal-akalan ego untuk suatu sikap defensif-agresif (ie: pura2
mengalah padahal menggigit).
Semua itu tergantung dari keahlian kita mengamati batin kita sendiri
dengan kebijaksanaan.
saja di dalamnya mengandung kritik yang tulus. Tetapi demikian juga,
kata-kata yang halus belum tentu berarti munafik, bila kita
menganggapnya demikian, barangkali itu merupakan penafsiran ego kita
belaka.
Tapi kata-kata yang kasar seringkali menyinggung perasaan seseorang
sehingga sering mengakibatkan usul/pendapatnya prematur ditolak.
Dengan kata-kata yg lebih pantas dan dasar saling menghargai maka
hubungan komunikasi yang baik akan lebih mudah untuk dibina. Oleh
karena itu, tetaplah berpegang pada kesantunan dan etika. Tetapi
pengamatan ke dalam batin kita sendirilah hakimnya: apakah yang kita
lontarkan dalam kata-kata manis itu adalah benar2 karena care ataukah
sekedar akal-akalan ego untuk suatu sikap defensif-agresif (ie: pura2
mengalah padahal menggigit).
Semua itu tergantung dari keahlian kita mengamati batin kita sendiri
dengan kebijaksanaan.
Beruntungnya Diriku :)
Hmmm... sepertinya saya cukup beruntung hari ini.. 
Setelah mengisi perut yang lapar sepulang dari kampus, lalu duduk di depan TV. Sempat ngantuk tapi untung ndak pegi tidur, ternyata secara tak sengaja melihat liputan khusus tentang anak jalanan di siaran berita REDAKSI Sore @ Trans 7.
Tapi sayang otak saya agak sedikit lemot sehingga setelah beberapa menit baru terpikir untuk merekam siaran tersebut. hehehhehe..
Ndak papalah, yang penting masih dapat sedikit rekaman yang sepertinya cukup penting untuk referensi Tugas Akhir saya. Wah.. wah.. terima kasih kepada pihak REDAKSI Sore yang telah menayangkan berita itu, sangat berguna buat saya..
Setelah mengisi perut yang lapar sepulang dari kampus, lalu duduk di depan TV. Sempat ngantuk tapi untung ndak pegi tidur, ternyata secara tak sengaja melihat liputan khusus tentang anak jalanan di siaran berita REDAKSI Sore @ Trans 7.
Tapi sayang otak saya agak sedikit lemot sehingga setelah beberapa menit baru terpikir untuk merekam siaran tersebut. hehehhehe..
Ndak papalah, yang penting masih dapat sedikit rekaman yang sepertinya cukup penting untuk referensi Tugas Akhir saya. Wah.. wah.. terima kasih kepada pihak REDAKSI Sore yang telah menayangkan berita itu, sangat berguna buat saya..
Langganan:
Postingan (Atom)
